03 September, 2007

Topping Off Menara Grand Aston Albergo

The Bellezza, salah satu kompleks mixed used (5 in 1) terbesar di Jakarta, belum lama ini melaksanakan acara pengecoran terakhir lantai atap bangunan (topping off) menara Grand Aston Albergo.
“Topping off Grand Aston Albergo merupakan bukti dari komitmen dan keseriusan kami kepada konsumen bahwa proses pembangunan The Bellezza berjalan sesuai rencana sehingga konsumen dapat segera menikmati seluruh fasilitas yang ada di kawasan ini dalam waktu tidak lama lagi,” ujar Rudy Margono, Direktur Utama PT Perdana Gapuraprima (PT PGP) sekaligus project director pembangunan The Bellezza.
The Bellezza yang berlokasi di Permata Hijau, berdiri diatas lahan + 200.000 m2. Kompleks mixed used ini terdiri dari apartemen, serviced residence, perkantoran, shopping arcade and promenade (pusat belanja dan makan). Dengan lokasinya yang sangat prestius, The Bellezza mengincar konsumen kelas menengah atas, terutama pengusaha muda sebagai target market utama.
“Dari sisi penjualan, Grand Aston Albergo di Bellezza saat ini baru dalam tahap soft lounching, namun telah mencapai lebih dari 20%. Sementara, untuk penjualan dua tower apartemen (Louvre dan Versailles) mencapai rata-rata 90% dan sekarang sedang memulai tahap serah terima. Sedangkan untuk shopping arcade dan food promenade telah mencapai okupasi sekitar 60%,” tambah Rudy lagi.

Naskah : Feri Awan Hidayat
Foto : Istimewa




BNI Syariah Salurkan Pembiayaan di The Plaza Balikpapan Trade Center



Sebagai salah satu wujud komitmen BNI Syariah dalam meningkatkan portfolio pembiayaan ritelnya, belum lama ini dilakukan jalinan kerjasama antara BNI Syariah dengan PT. Pandega Citraniaga (pengembang The Plaza Balikpapan Trade Center) dalam hal penyaluran pembiayaan pemilikan rumah atau kios tempat usaha dalam bentuk pembiayaan BNI Griya Syariah.
Adapun penandatanganan naskah kerjasama ini, dilakukan antara Ismi Kushartanto, Pemimpin Divisi Usaha Syariah PT BNI (Persero) Tbk dengan Ongki Purnomo Soemarno, Direktur Utama PT Pandega Citraniaga.
The Plaza Balikpapan Trade Center sendiri dikembangkan oleh PT. Pandega Citraniaga dengan total area keseluruhan 55.148 m2 dan akan dibangun setinggi 5 lantai dengan 910 unit usaha terdiri dari 650 kios dan 260 counter.
Dalam kesempatan ini, Bien Subiantoro, Direktur Usaha Kecil, Menengah dan Syariah BNI Syariah menyatakan, pihaknya merasa bangga bisa melayani masyarakat Kalimantan Timur, khususnya di kota Balikpapan, mengingat permintaan layanan keuangan syariah cukup tinggi untuk wilayah tersebut.
Menurut Bien, sampai dengan saat ini BNI Syariah telah memiliki 23 Kantor Cabang Syariah (KCS) dan 30 Kantor Cabang Pembantu Syariah (KCPS). Selain itu, BNI Syariah juga menerapkan syariah channelling outlet (SCO) di 636 cabang BNI konvensional. Hal tersebut berdasarkan PBI No 8 /3/2006 tentang pembukaan layanan syariah di kantor cabang konvensional (Office Channelling).
“Mudah-mudahan dengan adanya fasilitas Syariah Chanelling Outlet yang disediakan oleh BNI Syariah, dapat membantu masyarakat Balikpapan dalam memperoleh kemudahan untuk mendapatkan layanan syariah di cabang-cabang BNI konvensional,” tambah Bien lagi.
Kinerja BNI Syariah sendiri dari tahun ke tahun memperlihatkan pertumbuhan yang positif dengan pencapaian aset dan laba per Juli 2007 sebesar Rp. 1,97 triliun dan Rp. 11,7 miliar dibandingkan posisi Juli 2006 sebesar Rp. 1,4 triliun dan Rp. 5,8 miliar. Penghimpunan dana pihak ketiga meningkat dari Rp. 969 miliar per Juli 2006 menjadi Rp. 1,37 triliun per Juli 2007. Pembiayaan yang berhasil disalurkan bertumbuh dari Rp. 1 triliun menjadi Rp. Rp. 1,42 triliun pada periode yang sama.
Naskah : Feri Awan Hidayat
Foto : Istimewa

Apartemen Nirvana Jalin Kerjasama dengan Bank Niaga


PT Asiana Lintas Ciptakemang (PT ALC) selaku pengembang Apartemen Nirvana yang berlokasi di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada akhir Agustus 2007 yang lalu, menandatangani perjanjian kerjasama penyaluran Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) dengan Bank Niaga.

Penandatanganan ini perjanjian kerjasama ini sendiri dihadiri oleh Loemongga Haoemasan, Direktur PT ALC, Alifah Abdullah Direktur Project PT ALC, Laksmi Mustikaningrat Executif VP Head of Mortgage Banking Bank Niaga dan Juanita A. Luthan, Vice President Mortgage Business Group Head Bank Niaga.

Loemongga Haoemasan, Direktur PT Asiana Lintas Ciptakemang menyatakan Bank Niaga merupakan salah satu bank yang aktif memberikan pendanaan bagi pengembang dan konsumen dengan suku bunga yang sangat kompetitif dan proses approval yang cepat dan efisien.

“Apa yang ditawarkan oleh Bank Niaga lewat beberapa produk pembiayaan apartemen dan perumahan yang dimilikinya, tentu akan memberikan banyak kemudahan bagi para pembeli. Apalagi, kebanyakan pembeli unit di apartemen yang kami kembangkan ini juga memiliki kesibukan yang sangat tinggi, tentu kecepatan proses approval menjadi alasan utama bagi mereka dalam memilih produk pembiayaan yang sesuai”jelas Loemongga lagi.

Apartemen Nirvana sendiri berdiri diatas lahan seluas 4.000 m2 yang terdiri 14 lantai dengan total hunian sebanyak 56 unit dengan 11 unit diantaranya memiliki fasilitas kolam renang internal. Adapun untuk harga jual per unitnya berkisar antara Rp3,1 miliar – Rp 9 miliar.

Untuk desainnya, tampilan Apartemen Nirvana dirancang seperti layaknya landed house premium, dengan tata ruang yang terkesan sangat lapang dan ditambah dengan penggunaan bahan material berkualitas impor. Untuk tingkat penjualan, Apartemen Nirvana hingga saat ini telah mencapai kisaran 70% dari total unit yang ada.
Naskah : Feri Awan Hidayat
Foto : Istimewa

24 Agustus, 2007

Perayaan 2 Tahun Pengembangan Puri Botanical Residence




Sebagai ungkapan rasa syukur 2 tahun berkarya, sekaligus mewujudkan semangat peduli lingkungan yang menjiwai konsep the first botanical residential estate in Jakarta, Manajemen PT Copylas Indonesia sebagai pengembang Perumahan Puri Botanical Residence pada tanggal 23 Agustus 2007 yang lalu mengadakan acara “Celebrating the 2nd Anniversary of Puri Botanical Residence”, yang mengambil tempat di Show Unit Apartemen Setiabudi Residence, Setiabudi Building 2, Jakarta Selatan.
Acara perayaan 2 tahun pengembangan perumahan Puri Botanical Residence ini ditandai dengan seremonial penyerahan bibit pohon dari Kebun Raya Bogor kepada penghuni perumahan ini, peluncuran cluster Dillenia sebagai cluster terbaru yang ada di Puri Botanical Residence dan perkenalan komunitas EnviroFriends yang dibentuk oleh PT Copylas Indonesia sebagai wadah bagi komunitas penghuni Puri Botanical Residence, agar kalangan penghuni perumahan ini dapat ikut serta dalam usaha kepedulian lingkungan.
Selama 2 tahun pengembangan Puri Botanical Residence Mega Kebon Jeruk, PT Copylas Indonesia mencatat sejumlah prestasi yang cukup gemilang, diantaranya : Telah diselesaikannya tahap-tahap pembangunan rumah dan rukan sesuai dengan jadwal yang telah dijanjikan, Pekerjaan landscaping Botanical Garden tahap I yang meliputi taman tematik Jardin de Paris, English Garden, Concert Lawn dan Orchard Garden telah diselesaikan, Sambutan luar biasa dari masyarakat terhadap Puri Botanical Residence, dimana sekitar 95% dari unit rumah dan 100% dari unit rukan yang dipasarkan telah terjual.
Naskah : Feri Awan Hidayat
Foto : Istimewa

Rumah Susun Sebagai Solusi Hunian Terjangkau di Tengah Kota


Kalangan pengembang dan stake holder lainnya yang memiliki perhatian terhadap pembangunan Ibukota Jakarta memiliki kesamaan pendapat tentang perlunya perunbahan kebijaksanaan pembangunan perumahan. Kedepan, setiap pembangunan yang dilakukan harus mengarah keatas (vertikal) lewat proyek pembangunan Rumah Susun Sederhana (Rusuna) akibat makin terbatas dan makin mahalnya lahan yang ada di tengah kota.

Hal inilah yang menjadi pembahasan hangat kalangan pengembang dan pejabat pemerintah dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) REI DKI Jakarta yang mengangkat tema ”Rumah Susun ; Solusi Hunian terjangkau & Layak Di Tengah Kota”, yang berlangsung di Hotel Mercure – Ancol, tanggal 23 Agustus 2007 yang lalu.

Dari agenda utama yang dibahas dalam Rakerda REI DKI Jakarta 2007 ini, terlihat dengan jelas besarnya harapan kalangan pengembang akan realisasi pembangunan rumah susun sebagai solusi hunian terjangkau di tengah kota, dapat segera diwujudkan oleh pemerintah.
Apalagi selama ini insentif yang diberikan oleh pemerintah masih dirasakan memberatkan pengembang yang akan membangun Rusuna dan Rusunami. Oleh karenanya, salah satu rekomendasi sidang Komisi dalam Rakerda REI DKI Jakarta ini, disebutkan tentang kemungkinan pembebasan PPN Jasa Konstruksi bagi kontraktor yang membangun Rusunami agar biaya pokok dapat lebih ditekan.
Selain itu, rekomendasi yang lain juga meminta kepada pemerintah agar pembebasan PPN untuk RSh maupun Rusunami dapat dituangkan ke dalam sebuah Undang-Undang (UU), sehingga memiliki kekuatan hukum tetap untuk memberikan kepastian bagi pengembang.

Pengembang Diminta Tangkap Peluang
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Real Estate Indonesia (DPP REI) Lukman Purnomosidi meminta kepada pengembang anggota REI dapat menangkap peluang dari kebijakan pemerintah di bidang Rumah Susun Sederhana (Rusuna) dan Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami).
"Kedepan, terdapat sekitar 700 - 800 tower Rusun yang akan segera dibangun oleh pemerintah, utamanya sebagian besar berada di kawasan Jabotabek. Oleh karenanya, saya menghimbau kepada temen-teman pengembang untuk dapat kiranya menangkap peluang tersebut," ucap Lukman sat memberikan sambutan dalam acara ini.
Menurut Lukman, jika kisaran harga unit Rusun tersebut ditawarkan Rp100 juta / unit, dengan asumsi 1 tower akan terdiri dari 100 unit, maka nilai yang bisa dihasilkan dari penjualan 1 tower sekitar Rp10 miliar. Jika dikalikan lagi dengan 700 tower yang akan dibangun maka nilai kapitalisasi yang bisa didapat mencapai angka Rp70 triliun.


Naskah & Foto : Feri Awan Hidayat

21 Agustus, 2007

TOTO Hadirkan Galeri Sanitary Pertama di Indonesia




Menyadari akan pentingnya peranan Galeri dan Show Room dalam memberikan informasi dan edukasi produk kepada kalangan masyarakat konsumen, PT. Surya Toto Indonesia Tbk sebagai produsen sanitary yang terkenal dengan brand TOTO, menghadirkan sebuah galeri sanitary bernuansa seni pertama di Indonesia untuk memamerkan jajaran produk-produk sanitary high-end dan high-tech yang dimilikinya.
Galeri yang berlokasi di Jalan Panglima Polim Raya, Jakarta Selatan ini, secara resmi dibuka pada tanggal 20 Agustus 2007 yang lalu, oleh Presiden Direktur PT Surya Toto Indonesia, Mardjoeki Atmadiredja dan dihadiri oleh President Direktur TOTO Ltd. Japan, Teruo Kise serta Brand Ambassador TOTO, Nadya Hutagalung.
Menurut Mardjoeki Atmadiredja, Presiden Direktur PT Surya Toto Indonesia, dengan dibukanya galeri sanitary TOTO yang berkesan modern, nyaman, menarik serta futuristik ini memang ditujukan untuk memanjakan konsumen lewat jajaran produk high end, desain yang modern dan elegan serta aplikasi teknologi canggih yang tak dimiliki produsen lainnya. Hal ini tergambar dari setiap produk yang dipamerkan dalam galeri ini merupakan produk khusus yang memiliki standar internasional baik dari segi kualitas, desain maupun teknologinya.
“Saat ini, kalangan konsumen semakin jeli dalam memilih produk sanitary yang berkualitas. Mereka tak hanya melihat segi fungsi dan ketahanannya saja, namun juga dari segi desain dan teknologi yang digunakan. Untuk itu, dengan dibukanya Galeri Sanitary TOTO ini kami berharap, para desainer serta kalangan konsumen lainnya dapat memperoleh referensi produk sanitary high-end yang dimiliki oleh TOTO,” tambah Mardjoeki lagi.

Paduan Seni dan Teknologi
Melihat penataan interior galeri yang ada di bangunan setinggi empat lantai ini, konsumen yang datang ke Galeri TOTO pasti akan menemukan sebuah suasana dan penampilan yang berbeda.
Penataan dan letak setiap produk dibuat dengan sangat efisien dan dikelompokkan berdasarkan jenis dan disesuaikan dengan alur produk yang dihasilkan oleh TOTO. Dengan demikian, konsumen yang datang ke galeri ini, akan merasa lebih nyaman dalam melihat atau memilih produk yang diinginkannya.
Adapun desain interior ruangan galeri ini di tangani oleh Ming Tan, seorang desain interior kenamaan asal Singapura. Sedangkan untuk rancangan arsitektur bangunan di kerjakan oleh PT Airmas Asri, yang merupakan salah satu perusahaan arsitek terbesar dan tak asing lagi di Indonesia.
Untuk pengerjaan pembangunan gedung ini dikerjakan oleh PT Total Bangun Persada, kontraktor lokal yang biasa menangani bangunan modern dan berarsitektur cukup rumit. Tata cahaya di galeri ini sendiri, dikerjakan oleh konsultan kenamaan asal Austria, Dieter Bartenbach, dengan menggunakan Bomin Solar (Falling Paper from The Sky) yang merupakan sebuah reflector yang dikontrol oleh perangkat komputer, yang dapat mengikuti sinar matahari sepanjang hari dan memantulkan cahayanya dari atap gedung sampai ke lantai dasar.

Naskah & Foto : Feri Awan Hidayat

15 Agustus, 2007

LIPPO KARAWACI JALIN KERJASAMA DENGAN BII


PT Lippo Karawaci Tbk (LK) bekerjasama dengan PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) dalam penyediaan fasilitas KPR/KPA bagi pembeli unit-unit properti milik Lippo Karawaci. Penandatanganan naskah kerjasama ini dilakukan oleh Presiden Direktur PT Lippo Karawaci Tbk Viven G. Sitiabudi dan Presiden Direktur PT BII Tbk Henry Ho di Kemang Village, Jakarta Selatan pada tanggal 26 Juli 2007 yang lalu
Adapun fasilitas pembiayaan properti yang disediakan BII mencakup kredit pemilikan rumah, ruko, rukan, apartemen, kavling dan kios. Selain itu, fasilitas ini juga disediakan untuk konsumen yang berminat membeli unit properti di delapan proyek PT Lippo Karawaci, di enam kota yaitu Jakarta (Kemang Village), Surabaya (City of Tomorrow), Medan (Grand Palladium), Makassar (Perumahan Tanjung Bunga), Tangerang (Perumahan Lippo Karawaci, Royal Serpong Village dan Metropolis Town Square) serta Jawa Barat (Perumahan Lippo Cikarang).
Menurut Viven G. Sitiabudi, Presiden Direktur PT Lippo Karawaci Tbk, melalui kerjasama ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif bagi nasabah dalam melakukan transaksi produk-produk LK.
”Kami sangat gembira atas terjadinya kesepakatan kerjasama ini. Melalui kerjasama penyediaan pembiayaan dengan BII ini, nasabah berkesempatan untuk mendapatkan alternatif dalam melakukan transaksi produk-produk PT Lippo Karawaci Tbk. Selain itu, kerjasama ini juga diharapkan akan saling menguntungkan bagi kedua pihak,” ujar Viven G. Sitiabudi, Presiden Direktur PT Lippo Karawaci Tbk
Sampai dengan saat ini, PT Lippo Karawaci Tbk tengah mengembangkan beberapa proyek properti terbaru miliknya. Salah satu diantaranya adalah Kemang Village yang berlokasi di Kemang, Jakarta Selatan. Dengan infrastruktur kelas dunia, fasilitas yang serba mewah serta desain bangunan, landscaping dan tampilan interior yang disiapkan khusus untuk kalangan high end Ibukota, Kemang Village diharapkan akan menjadi kota baru terintegrasi, terbesar dari yang pernah ada di wilayah Jakarta Selatan.



Naskah & Foto : Feri Awan Hidayat